Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori
Novel ini sangat berguna untuk memotivasi kita agar lebih baik dalam menjalalankan hidup,semangat dari 10 anggota laskar pelangi wajib kita tiru.Perjuangan mereka untuk mencapai cita-cita nya sangat besar dan mengharukan.apalagi persahabatan mereka tidak dapat terpisahkan oleh apapun dan mereka kompak saling membantu satu dan sama yang lainya dalam suka maupun duka.
para pembaca blog ini yang belum membaca buku “Laskar Pelangi” wajib membacanya karena kalian semua tidak akan rugi
Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori

LUOSHUI TOWN, KAMIS – China memperingatkan korban gempa bumi awal pekan ini yang mengguncang wilayahnya diperkirakan dapat mencapai 50.000 jiwa. Pemerintah China mengajukan permohonan bantuan perlengkapan tim SAR Kamis (15/5) ini pada saat digencarkannya upaya pencarian korban di sejumlah reruntuhan gedung.
Petugas SAR menerobos beberapa jalan utama untuk mencapai episentrum gempa bumi dengan harapan dapat menemukan korban selamat. Lebih dari 72 jam setelah guncangan gempa menerjang pusat wilayah China, para petugas SAR berupaya keras menerobos gedung-gedung yang roboh untuk menemukan sejumlah jenazah maupun korban selamat yang tertimbun.
Sekitar 10 juta penduduk terkena dampak dari guncangan gempa bumi Senin (12/5) lalu. Di provinsi Sichuan sendiri yang menjadi pusat wilayah gempa bumi, korban tewas telah mencapai 19.500 jiwa.
Rencana Departemen Pertahanan Cina mengerahkan lebih dari 101 helikopter untuk upaya penyelamatan mengisyaratkan kemungkinan akan terus meroketnya jumlah korban tewas mengingat batas waktu untuk menemukan korban selamat akan berakhir. Hampir 26.000 orang masih terkubur di beberapa gedung yang roboh.
Seorang ahli gempa bumi menjelaskan waktu penyelamatan telah semakin pendek. “Dalam waktu 72 jam setelah bencana adalah masa kritis. Umumnya, semakin cepat upaya penyelamatan mereka yang terkubur, semakin lebih baik,” kata insinyur kepala Biro Seismologi Shijiazhuang, Liang Guiping, kepada TV nasional China, CCTV.
Tidak seluruhnya harapan menemukan korban selamat berakhir. Setelah lebih dari 3 hari terperangkap di bawah reruntuhan, seorang wanita berusia 22 tahun berhasil ditarik keluar dari benaman reruntuhan gedung di Dujiangyan. Perempuan yang tidak disebutkan namanya ini dipenuhi tubuhnya oleh debu.
Wanita tersebut sempat melambaikan tangannya ke arah sorotan televisi nasional dari sebuah celah kecil sebelum tidak lama kemudian dikeluarkan dari reruntuhan. “Saya yakin kalian akan datang untuk menyelamatkanku. Saya dapat bertahan hidup. Saya bahagia,” tutur wanita ini ke CCTV.
Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori
Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori
Seperti yang kita ketahui bersama, kata-kata ‘blog’ sudah tidak asing lagi bagi kita. Namun, bila ada pertanyaan apakah itu blog atau fungsi dari blog, apakah jawaban anda?
Blog adalah kependekan dari Weblog, istilah yang pertama kali digunakan oleh Jorn Barger pada bulan Desember 1997. Jorn Barger menggunakan istilah Weblog untuk menyebut kelompok website pribadi yang selalu diupdate secara kontinyu dan berisi link-link ke website lain yang mereka anggap menarik disertai dengan komentar-komentar mereka sendiri. Secara garis besar, Weblog dapat dirangkum sebagai kumpulan website pribadi yang memungkinkan para pembuatnya menampilkan berbagai jenis isi pada web dengan mudah, seperti karya tulis, kumpulan link internet, dokumen-dokumen(file-file WOrd,PDF,dll), gambar ataupun multimedia. Para pembuat blog dinamakan Blogger. Melalui Blognya, kepribadian Blogger menjadi mudah dikenali berdasarkan topik apa yang disukai, apa tanggapan terhadap link-link yang di pilih dan isu-isu didalamnya. Oleh karena itu Blog bersifat sangat personal. Perkembangan lain dari Blog yaitu ketika Blog memuat tulisan tentang apa yang seorang Blogger pikirkan, rasakan, hingga apa yang dia lakukan sehari-hari. Blog kemudian juga menjadi Diary Online yang berada di Internet. Satu-satunya hal yang membedakan Blog dari Diary atau Jurnal yang biasa kita miliki adalah bahwa Blog dibuat untuk dibaca orang lain. Jika kita perhatikan sekarang ini jumlah blog di Internet sudah terlalu banyak, mungkin sudah menjangkau jutaan jumlahnya, (Berdasarkan dari Alexa Rank, jumlah blog saat ini mencapai angka 5.612.854 buah blog). Tentunya para penulis telah mengetahui fungsinya. Bagi anda yang belum mengerti betul mengenai blog, saya kira anda perlu membaca tulisan saya ini supaya anda juga nanti akan mengetahuinya dan seterusnya mengambil langkah menyertai bidang blogging ini. Sekarang ini, umumnya para penulis blog mengunakannya sebagai alat perhubungan atau pun disebut juga “media”, yang di bedakan atas dua cara yaitu secara sehala maupun berbagai hala. Melalui keterangan singkat di atas akan saya paparkan apa saja guna/fungsi blog.
1.Blog sebagai media sehala:Bentuk ini hanya memaparkan pengalaman hidup penulis,atau satu nukilan, semata-mata hanya suka-suka saja, kemudian menutup ruang komen bagi pembaca.
2.Blog sebagai media dua hala:Bentuk ini serupa seperti yang pertama, hanya saja dengan cara ini, mampu memberi peluang kepada pembaca untuk memberi komen serta mengenali penulis seterusnya menjalin persahabatan melalui blog itu.
3.Blog sebagai media berbagai hala:Bentuk ini pun hanya memiliki perbedaan tipis dengan dua bentuk diatas, jika keduanya hanya di buat dengan suka-suka, yang ini di buat dengan tujuan tertentu. Diantaranya sebagai maklunat dan pendidikan, promosi barang jualan, perhidmatan, dan pengiklanan.
· Maklumat dan Pendidikan:Blog jenis ini hanya boleh di buat oleh penulis yang berpendidikan ataupun yang mempunyai pengalamannya sendiri.
· Promosi barangan jualan dan perhidmatan:Blog jenis ini sekiranya kita tidak mampu membuatnya kita boleh mengupah orang lain, yang penting kita ada barangan atau perhidmatan sendiri atau pun mengedar barangan orang lain yang ingin kita pasarkan.
· Pengiklanan:Blog jenis ini saya dapati adalah blog yang lebih mudah digunakan, kita hanya perlu mengetahui sedikit sebanyak cara dan teknik “blogging”. Sementara itu kita tidak perlu mengeluarkan modal yang banyak, ini karena kita boleh memulai blog kita di www.blogger.com/start dengan percuma. Bagi yang mampu bisa menggunakan domain dan hosting yang membutuhkan biaya seperti di www.namsahaz.com serta mengunakan weblog www.wordpress.com Salah satu contohnya adalah “Google Adsense” dan ini juga disebut dengan “pay per click”. Apabila kita menggunakan blog bentuk ini, maka kita berperan sebagai “Adsense Publisher”, yang mana kita berkerja dengan Google sebagai majikan. Setiap iklan yang diklik akan dibayar berupa cek setelah sampai minimum USD100 apabila nilai minimum tidak dapat dicapai pada bulan itu, maka akan dibawa ke hadapan hingga nilai USD100 cukup dan cek akan tiba di tangan anda.
Blog sebagai media dengan cara yang salah:Bentuk ini selalu di gunakan oleh mereka yang tidak bertanggungjawab, yang mereka tahu akan mendapat keuntungan secara mudah dengan memaparkan benda-benda yang dilarang, bagi mereka yang penting adalah uang. ( saya kira saya tidak perlu mengulas lanjut tentang rupa bentuk blog ini, tentunya anda semua sudah dapat memaklumi hal tersebut).
sumber:Blog Buku Kita.com,dan GoBlogBlog.com
Diarsipkan di bawah: band
1997 à 2002, Ska, Reggae et Hardcore [modifier]
En 1998, c’est à Kingston, en Jamaïque, que le groupe se rendit, pour enregistrer Life Won’t Wait, un album qui constitue un changement important pour le groupe, avec l’apparition de reggae, de jazz, de ska et de morceaux beaucoup plus punk old school, traduisant l’influence de groupes comme The Clash, dont le groupe s’est toujours avoué fan.
On a pu voir le groupe dans un épisode de South Park en 1998[1], avec la chanson Brad Logan, à l’occasion de l’épisode “Chef Aid”, le nom du concert organisé par les gamins en appelant des groupes artistes aussi divers que Rancid, Joe Strummer, Ozzy Osbourne, Elton John ou encore Primus (qui ont d’ailleurs signé le générique du dessin animé). Il existe une vidéo dans laquelle on voit certains membres des groupes ayant participé au Chef Aid. Rancid n’y fait pas d’apparition, mais on peut écouter Joe Strummer, Flea (bassiste des Red Hot Chili Peppers) et d’autres parler de “Chef”, cuisinier et ex-musicien légendaire arnaqué par sa maison de disques.
En 2000, les quatre de Rancid reviennent et cette fois, ils sont en colère. Après l’échec de Life Won’t Wait,considéré par les majors et les médias musicaux généralistes américains comme démodé et has-been à une époque où le ska-punk old school ne vend plus face à la fusion et aux débuts du néo-metal,les membres du groupe,dépités et ne digérant pas l’échec après n’avoir pas su gérer le succès, enregistrent un nouvel album éponyme, communément appelé Rancid V, Rancid 2000 ou Rancid 5, pour éviter la confusion avec le premier album. Celui-ci constitue une très nette coupure avec son prédécesseur : c’est un album de Hard-core très violent. Il n’y a plus trace de Ska, les solos de basse ont fait leur retour, les chanteurs passent leur temps à hurler et on peut même entendre Matt chanter sur certaines chansons (chose qu’il n’avait pas faite depuis Let’s Go en 1994). Cet album est l’un des plus apprécié par les fans du groupe, bien que ses auteurs, toujours en colère, n’aient donné aucune interview aux médias pour l’occasion. Cependant, le groupe a tout de même tourné un clip pour la chanson Let Me Go. Joe Strummer du legendaire groupe de punk The Clash déclarera à propos du disque : « Quand j’ai écouté cet album, j’ai chié dans mon froc comme un vieillard. » (sic).
En 2002, le groupe a sorti un split-CD avec NOFX : chaque groupe reprend six chansons de l’autre. Selon la volonté des deux groupes intéressés, la liste des morceaux n’a été mutuellement connue par les deux parties qu’au moment du mixage. Avant ça, les membres des Rancid n’avaient pas d’informations sur ceux qu’ NOFX reprenait, et inversement.
2003 jusqu’à Aujourd’hui [modifier]
En 2003, le groupe livre Indestructible, album qui est une sorte de condensé de tous les albums précédents, avec du ska, du hard-core, du punk old school (« David Courtney ») et des chansons plus pop, comme Fall Back Down. On revient plus au style de …And Out Come The Wolves, mais en plus enjoué (« Ghost Band »), Rancid s’éclate et ça se sent. À l’origine, cet album ne devait pas être aussi varié, mais suite à la rupture de Tim avec son épouse Brody Armstrong, chanteuse de The Distillers, et à d’autres évenements familiaux tragiques (la mort du frère de Lars), des ambiances mélancoliques ont été ajoutées aux titres les plus “méchants”. D’ailleurs ces événements ont aussi été cités comme des causes de l’accord avec Warner Bros qui a fait tout un tolé dans la scène punk. Sur une galette intitulée Rancid Fap!, on trouve au 20ème titre une succulente reprise de No Woman No Cry.
En fin 2007, le groupe sort un album B Sides and C Sides contenant des titres n’ayant jamais paru sur L.P auparavant.
Un nouvel album est annoncé pour l’été 2008. A quelques mois de l’enregistrement de l’album et en pleine tournée, le batteur Brett Reed annonce son depart du groupe. Il est remplacé par Branden Steineckert, ancien batteur de The Use
Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori
Tim Armstrong
Un article de Wikipédia, l’encyclopédie libre.
|
Vous pouvez partager vos connaissances en l’améliorant.
|
Tim Armstrong est actuellement le chanteur principal et le guitariste du groupe punk rock Rancid et joue également dans le groupe Transplants. Il a toujours été actif dans la scène punk de Berkeley et a aidé à son expansion autour du 924 Gilman Street.
Biographie [modifier]
Tim, de son vrai nom, Timothy Lockwood Armstrong, est né le 25 Novembre 1966 à Oakland en Californie. Son père était un alcoolique et sa mère se surmenait au travail. Il avait aussi deux frères plus vieux. Tim fit la connaissance de Matt Freeman très tôt, à l’âge de cinq ans. Ils jouèrent ensemble au baseball et plus tard, allèrent au même lycée. Un jour, Armstrong écouta une cassette, qui appartenait à l’un de ses frères, de divers groupes punks. C’est ainsi que Matt et lui eurent le coup de foudre pour ce style musical et décidèrent d’en jouer.
Après avoir été dans plusieurs groupes, Tim (sous le nom de “Lint”) et Matt (avec le surnom de Matt McCall), créérent le groupe punk/ska Operation Ivy en 1987. Tim fut le guitariste d’Operation Ivy avec Matt (Freeman de son nom) jusqu’à ce que tous les membres décident de se séparer en 1989. Par la suite, il fonda deux autres groupes, Dance Hall Crashers et Downfall, qui eurent relativement peu de succès. Toutefois, Matt et lui fondèrent un autre groupe, Rancid, qui eut un succès fulgurant. C’est Tim et Matt qui ont crée ce groupe avec le batteur (et coloc de Tim) Brett Reed, skateur sachant à peine toucher une batterie. Celui-ci fit beaucoup de progrès et RANCID est désormais, après 6 albums, reconnu comme LE groupe ayant influencé le reste de la scène punk américaine. Lars Frederiksen, guitariste et chanteur talentueux, joint le groupe dès le second album. Son talent est en bonne partie responsable du succès de RANCID, sans oublier l’immense talent du bassiste Matt Freeman, qui a appris la basse dans son quartier de naissance auprès de grand jazzman. Tim est un artiste accompli qui joue aussi de la guitare dans le groupe Transplants dont il est l’un des fondateurs avec Rob Aston, Travis Barker, de Blink 182 n’ayant été recruté que plus tard. De plus, il écrit des chansons pour d’autres artistes, incluant Pink et Gwen Stefani, et il aurait fait le logo de INSAINTS. Par ailleurs, il a également fondé, avec Brett Gurewitz de Bad Religion, le label Hellcat Records.
Armstrong, qui souffre de dyslexie, n’a jamais pu obtenir son permis de conduire, ni ouvrir de compte en banque. Il fit deux overdoses dans sa jeunesse, mais retrouvra complètement la santé à chaque fois. Cette façon caractéristique qu’a Armstrong de chanter, en articulant mal ses mots, est dûe à la surconsommation d’alcool durant son adolescence. Bien qu’il soit sobre aujourd’hui, il a conservé cet accent unique et accrocheur.
Tim a déja été marié,mais a divorcé, depuis ce temps, Matt et Tim sont meilleurs amis, et ceci vraisemblablement pour la vie, Matt soutiendra toujours Tim, et vice-versa.
Une rumeur qui circulait annonçait qu’Armstrong allait participer à une réunion du groupe the Clash, comme remplaçant de leur ancien chanteur/guitariste, Joe Strummer, décédé le 22 décembre 2002. Cependant, il a été prouvé que celle-ci est fausse.
Tim a réalisé un film nommé Give’em The Boot réunissant des performances live de nombreux d’artistes de chez hellcat records dont beaucoup de Rancid.
En 2006, il participe au film Live Freaky! Die Freaky!.
Tim vient de publier son premier album solo, A Poet’s Life, qu’il prévoit de diffuser gratuitement et entièrement sur internet. L’album est disponible en magasin depuis le 22 mai 2007. Il a été enregistré avec les musiciens du groupe The Aggrolites.
Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori
MxPx
From Wikipedia, the free encyclopedia
| The introduction of this article is too short. To comply with Wikipedia’s lead section guidelines, it should be expanded to summarize the article. |
| MxPx | |
|---|---|
| Background information | |
| Also known as | Magnified Plaid |
| Origin | |
| Genre(s) | Pop punk[1][2][3][4] Skate punk [5][6] Christian punk[7], |
| Years active | 1992 – Present |
| Label(s) | SideOneDummy Records Tooth and Nail Records(Current) A&M Records Fat Wreck Chords |
| Associated acts |
Arthur The Cootees Tumbledown |
| Website | Official website |
| Members | |
| Mike Herrera Tom Wisniewski Yuri Ruley |
|
| Former members | |
| Andy Husted | |
MxPx is a Christian Punk rock band band that formed in 1992 in Bremerton, Washington, United States as teenagers. The band has recorded eight studio albums, four EPs, three compilation albums, a live album, a VHS tape, a DVD and released 20 singles.
The original lineup included Mike Herrera on bass, Andy Husted on guitar (later to be replaced by Tom Wisniewski), and Yuri Ruley on drums.
Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori
Sejarah berdiri
Pada awalnya, Netral memainkan musik dari kelompok musik luar negeri seperti Nirvana, Sex pistol, Sonic Youth, The Cure, dan lain-lain. Mereka juga tampil dalam acara-acara di sekolah-sekolah maupun universitas-universitas di Jabotabek. Penampilan serta atraksi mereka dipanggung membuat mereka dikagumi anak-anak remaja. Termasuk juga remaja asing yang bersekolah di Jakarta Internasional School (JIS), yang kemudian membuat band ini kerap kali diundang untuk menjadi pengisi acara rutin sekolah tersebut bernama Black Hole.
Banyaknya pementasan yang dilakukan membuat Netral semakin dewasa dalam penampilan. Sehingga mereka mulai memikirkan untuk membuat album sendiri. Pada tahun 1994, Netral mendapatkan produser untuk album perdananya. Dibawah naungan PT. Indosemar Sakti, Netral berhasil menjual lebih dari 80.000 unit kaset dan Compact Disc dari album perdana ini.
Hal ini membuat promotor-promotor Indonesia dan media asing tertarik untuk mementaskan Netral. Tercatat sebanyak lebih dari 50 pementasan dalam 1 tahun di seluruh Indonesia.
Sejak saat itu berita tentang Netral sering memenuhi halaman diberbagai media, baik cetak maupun elektronik.
Netral disebut oleh pers Indonesia dikatakan sebagai Band Alternatif. Terlepas dari yang diberikan pers Indonesia ini benar atau tidak. Yang jelas band yang dibentuk dari hasil persahabatan di SMA Negeri 55 dan SMA Negeri 60 Jakarta ini hanya memainkan musik yang benar-benar murni keluar dari hati nurani mereka sendiri. Sesuai dengan definisi musik yang kita kenal.
Musik adalah suatu bahasa yang universal yang dapat dimengerti oleh semua orang, dimana musik menyuarakan isi hati sang pemusik yang memang ingin mengeluarkan dan membagikan apa yang mereka rasakan kepada semua orang. Begitulah tekad personil awal band yang mengusung punk ini adalah Bagus Dhanar Dhana bas/vokal, Gabriel Bimo Sulaksono drum, dan Ricy Dayandani alias Miten gitar.
Berita tentang Netral juga banyak terdengar di media Elektronik dan juga di media cetak remaja. Hampir semua majalah remaja di Indonesia pernah memuat ulasan tentang band Netral, bahkan majalah sekelas Gatra memuat tentang band ini satu halaman penuh. Album kedua Netral berjudul Tidak Enak dirilis pada tanggal 30 Juli 1996 dan koferensi pers di Jazz Rock Café Jakarta dihadiri hampir seluruh rekan pers di Jakarta dan rekan pers dari daerah lainnya.
Album kedua Netral berjudul TIDAK ENAK, memang berkesan tidak enak, tetapi bila diamati ada keseriusan dan kepedulian dalam musik Netral sehingga menimbulkan suatu daya tarik bagi yang mendengarnya. Dengan lagu Bobo, boring day , dan desaku album kedua ini tidak kalah angka penjualannya dengan album pertama.
Band ini semakin dikenal banyak orang sehingga ketika band asing seperti Foo Fighters, Sonic Youth, dan Beastie Boys hadir di Indonesia pada acara Jakarta Pop Alternatif Music Festival, Netral diminta untuk menjadi pendamping band mereka. Tercatat lebih dari 50.000 orang menyaksikan pementasan Netral. Tidak hanya sukses di pementasan, namun sukses Netral juga diikuti dengan masuknya Netral dalam nominasi BASF AWARD untuk kategori pendatang baru terbaik dari group Rock terbaik. Kepribadian sederhana dan apa adanya yang dimiliki oleh Netral membuat band ini banyak disukai oleh siapapun, baik pers, promotor, produser, maupun Fans.
Daya tarik group band ini mulai berkembang seiring dengan berkembangnya era Globalisasi. Dimana suatu masyarakat tidak statis terhadap suatu pengaruh, tetapi mulai membuka diri untuk mengambil apa yang cocok dan baik buat dirinya.
Pada tanggal 16 januari 1998, Netral mengeluarkan album ketiga dengan judul “ Album Minggu Ini “ dan berlangsung menggelar tour ke-24 kota di Sumatera dan Jawa. Dengan klip video “ Pucat Pedih Serang “ buatan Rizal Mantovani, membuat penjualan album ini terus bertambah dengan adanya lagu-lagu pertama. Angka ini terus bertambah dengan adanya lagu-lagu lain yang sangat disukai pasar seperti lagu Kau, Selamat Datang, dan Dukun Kebo Ijo. Berbeda dengan album-album sebelumnya, album ini lebih mudah didengar, dengan harapan mampu menyerap pasar yang lebih luas.
Pada bulan Juli 1998, Bimo menyatakan ingin keluar karena mau mencoba warna musik baru. Walaupun berat hati namun akhirnya Netral harus melepas Bimo. Masa-masa tanpa Bimo harus dilewati dengan Additional Drummer untuk mengisi jadwal pementasan.
Atas desakkan produser, Netral harus segera mencari Drummer tetap untuk mengisi tempat yang ditinggalkan Bimo, maka setelah mempertimbangkan banyak hal, diputuskan untuk mengajak Eno sebagai Drummer tetap Netral. Maka terhitung sejak 26 Maret 1999, Eno menerima tawaran Netral dan resmi menggantikan Bimo.
Bersama Eno, akhirnya Netral dapat merilis album keempatnya yang berjudul “ PATEN “ pada tanggal 9 Juni 1999. Dengan didukung Additional Musician seperti Dhani Ahmad dan Deasy Fitri, hits Netral yang berjudul “ Nurani “ dipercaya dapat menaikkan angka penjualan album diatas 150.000 unit. Apalagi di album ini masih ada materi-materi seperti Babi, ’98, Pecah Belah, Yang Enerjik, mudah dipahami dan dapat mewakili suara-suara anak muda yang selama ini kurang didengar. Sound Guitar yang unik dan pukulan Drum Eno yang dinamis menjadikan album ini lebih matang dari album-album sebelumnya.
Pada Tahun 2001, dengan 2 orang personil aja netral merilis album ke V dengan judul “Oke Deh” dengan hits singlenya Bertarung. Album ini berisikan lagu-lagu terbaru karya Eno dan Bagus serta dibantu oleh beberapa additional gitar.
Tahun 2003, Netral mendapat satu personil baru untuk posisi gitar yaitu Coki, setelah melalui audisi yang panjang dan beberapa kali ikut sebagai additional gitar di beberapa konser musik bersama netral, maka akhirnya, coki resmi menjadi anggota netral. Di tahun yang sama, netral merilis album terbaru bertitel “Kancut” dengan single pertamanya yang berjudul – I Love You. Album ini cukup sukses dan merebut perhatian anak-anak muda karena materi album ini cukup fresh, dan unik namun memiliki ciri khas netral yang kental.
Pada akhir tahun 2003 , Netral mengeluarkan klip keduanya berjudul – Namanya Juga Netral. Lagu yang sedikit berbau bossas ini disertai lirik yang lucu dan tetap diakhiri dengan beat ala Netral yang kencang dan powerful, menjadikan lagu ini menjadi sesuatu yang baru dan unik bagi pasar musik Indonesia.
Tanggal 7 Februari 2005, netral merilis album ke VII, dengan materi 7 lagu dan hanya dicetak 7000 keping CD saja, netral bermaksud agar album ini menjadi persembahan yang special bagi para pecinta musik netral. Karena album ini hanya dicetak terbatas. Dengan menjadi produser album sendiri dengan nama “Kancut Record” , Netral merilis album “Hitam” , dengan single pertamanya – Haru Biru. Album ini disertai bonus DVD berisi film tentang pembuatan album ini. Maka menjadikan album ini sesuatu yang special dan mungkin baru pertama di Indonesia.
[sunting] Personil Terkini dari Netral
Bagus Dhanar Dhana (Vocals, bass) Jakarta/ January 17, 1971 Influences: The Police, Beatles, Sonic Youth, Sex Pistols
Christopher Bollemeyer (Guitar) Jakarta/ December 30, 1976 Influences: Jimi Hendrix
Eno Gitara Ryanto (Drums) Jakarta/ October 11, 1979 Influences: The Police, The Beatles, Sonic Youth, Blink 182
[sunting] Trivia
1. Dalam kurun waktu 2 tahun ini, Netral merilis dua buah album sekaligus. Hitam dan Putih.
2. Singel Haru Biru awalnya ada di dalam album Hitam, namun dimasukkan juga ke album Putih.
3. Nama recording company yang dibentuk Netral adalah Kancut Records. Sama dengan judul album terakhir mereka sebelum Hitam dan Putih.
4. Tercatat, ada empat gitaris yang menghiasi Netral: Miten, Taras, Apoy dan terakhir Coki.
5. Sebelum di Netral, Coki adalah gitaris grup BaseJam.
6. Netral pernah tampil satu panggung dengan Foo Fighters dalam acara Jakarta Pop Alternative Festival di Parkir Timur, Senayan, tahun 1997.
Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori
|
|
![]() |
![]() |
![]() |
Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori
Tattoos
Travis’s first tattoo was the word “BONES” (a nickname when he was a kid) on his leg which he got when he was 17 years old.[11] Another addition is the phrase “SELF MADE” spelled out across his knuckles which he got in 2000.[11] Some of Travis’s numerous tattoos include religious art as he says he was brought up Catholic.[11] He has a portrait of Jesus above his left biceps, hands in prayer on the left side of his head (visible with his signature mohawk) and a Sacred Heart. He has a few tattoos that symbolize his love for cars and Cadillacs in particular – two racing flags on the side of his neck with the number 66 which symbolizes the year of his favorite Cadillac and a Cadillac emblem surrounded by mudflap girls on his chest as well as a pair of spark plugs.[11] Another well known Cadillac tattoo is the word “Cadillac” on the side of his body.
Much of his body art is devoted to his love of music such as the phrase “Can I Say” which is the name of Dag Nasty’s first album, a microphone, and a boom box on his stomach for his love of breakdancing when he was growing up.[11] He also has the word “HOPE” on his back because of the Descendents‘ song and something positive after his mother’s death. He has another tribute to the Descendents on his leg – the cover art to the album, I Don’t Want To Grow Up, drumsticks and musical notes on his right arm.
Travis also makes several tributes to his family with the phrase “familia” on his arm, Japanese flowers on the back of his neck with a heart that says “Mom”, and another heart with “SHANNA” on the banner.[11] He also has the name of his first wife, “Melissa,” just above the racing flags on the side of his neck. He has his son’s name Landon on his left wrist.
He considers his right arm his good luck arm and so has many luck emblems tattooed on that arm such as a deck of cards, dice, a dollar sign, his lucky number seven, a skull with the number 13 in the eye sockets (13 is a lucky number in the tattoo culture), and a rabbit’s foot, in addition to a martini glass, his initials, a devil from Black Label Skateboards, and a spider web surrounding his elbow.[11]
Travis also has a tattoo-quote by Henry Brooks Adams stating “Chaos Often Breeds Life, When Order Breeds Habit”; the quote is tattooed around Barker’s neck, and can also be found on the spine of the Box Car Racer CD case.
In explanation of his large number of tattoos Travis has said, “I tattooed my body so I couldn’t fall back on anything. I purposely did that so I couldn’t get a normal job and live a normal life. I did it so I had to play music.” Travis claims to have spent over $30,000 on his body art.[12]











